ShareThis

Selasa, 01 Agustus 2017

Review OSIM uJolly Back Massager

Kita sama sekali nggak ada rencana untuk cari Back Massager, karena kita berdua kan memang suka pergi refleksi, kita mikir udah sering ke tempat refleksi, jadi nggak perlu pakai alat, lagipula harganya biasanya diluar budget kita. Tapi karena kejadian ini kita beli OSIM uJolly Back Massager.

Begini ceritanya. 
Seperti yang kita curhat terus di blog belakangan ini bahwa kerjaan kita akhir-akhir ini banyak banget (sampe harus menelantarkan ngeblog), entah kenapa kalau malem gitu tiba-tiba punggung dan kepala kita berdua bisa sakit. Jadi yang sakit Ai Ni dulu, waktu itu seperti biasa lagi kerja di depan komputer, sore-sore jam 5 masih kerja, tiba-tiba di bagian tengkuk (leher belakang) sampai kepala dan punggung agak nyeri. Karena kerjaan masih banyak jadi tetep lanjutin kerja, padahal dalem hati udah ngerasa ini kayanya firasat harus udah mulai istirahat. Tapi Ai Ni cuekin 'sinyal' itu. Setelah lanjutin kerja, terus makan malem sakitnya udah agak berkurang. Tiba-tiba jam setengah 9 sakitnya luar biasa parah, Ai Ni coba untuk tidur. Biasanya Ai Ni nggak mau makan obat, tapi Ai Ni coba makan Bodrex. Biasanya 10 menit kepala langsung enakan, tapi ternyata tambah sakit menjadi-jadi, sekitar setengah jam lagi kemudian Ai Ni makan lagi Bodrex yang ke dua. Padahal biasanya nggak berani makan obat sebanyak itu, tapi karena beneran sakitnya udah nggak tahan akhirnya makan obat sampai 2 kali. Tapi masih nggak sembuh-sembuh. Sakitnya ditahan sampai jam setengah 10, karena nggak kuat lagi, panggil Mama. Jadi rasa sakitnya itu dari punggung, leher, sampai kepala kaku dan sakit luar biasa sampai bener-bener nggak bisa gerak dan nggak tahan. Mama bilang jangan-jangan stroke. Waktu denger gitu Ai Ni, langsung mikir, duhh gara-gara kerja terlalu berlebihan akhirnya diri sendiri jadi korban (padahal bukan stroke, tapi karena badan udah sakit, jadi mikirnya aneh-aneh LOL). Mama cepet-cepet pijat bagian yang kaku itu, terus bikin jahe anget, dan coba kerokan semua segala macem, sampai jam 12 masih sakit tapi sakitnya udah mendingan. Tapi selama 4 jam itu bener-bener sakit luar biasa, kalau bukan Mama yang pijitin gitu pasti sakitnya nggak bakal sembuh karena ototnya terlalu tegang.

Kejadian sakit itu sekali lagi terjadi, setelah 1-2 minggu kejadian tersebut, terjadi lagi sama persis sakit yang sama. Setelah ke dua kali, cepet-cepet bertobat, kalau badan udah kasih sinyal stop kerja mendingan stop kalau nggak sakitnya nggak tahan.

Karena kejadian itu Ai Ni mulai cari-cari alat pijat. Kejadian itu terjadi pas lebaran, dimana tempat pijat semua tutup. Waktu Ai Ni bilang pengen cari alat pijat, Eve nggak setuju karena menurut dia nggak kepake, mahal, buang-buang duit, lebih enak refleksi langsung.

Setelah sekitar 1 minggu kemudian Eve juga begitu, kejadiannya mirip, tapi Eve sakitnya lebih parah lagi. Jadi dia sakit seminggu berturut-turut nonstop. Jadi kalau udah bangun tidur nggak sakit, tapi kalau udah di depan komputer sebentar bisa langsung sakit. Nanti kalau istirahat udah nggak sakit, tapi kalau kerja, sakit lagi. Sakitnya sampai nggak tahan banget juga.

Kita sebelumnya udah nonton Youtube juga, cari video melakukan gerakan olah raga/ exercise untuk membuat tubuh nggak kaku, tapi karena kakunya terlalu parah akhirnya nggak terlalu 'mempan' olah raganya LOL.

Ketika kita berdua sakitnya sama, kita jadi ngerti, kita kebanyakan kerja di depan komputer sampai kita berdua sakitnya sama (setelah research di Google, baru tahu bahwa kecapean kerja/ tegang dalam waktu lama di komputer bisa mengakibatkan stress pada posisi tubuh belakang). Kerjaan kita banyak dan kerjaannya juga cukup berat jadi secara nggak sadar tubuh kaku.

Akhirnya setelah kejadian itu malah Eve yang ribut mau beli alat pijat. LOL. Kita pergi ke beberapa tempat dan membandingkan alat dari beberapa merk. Akhirnya kita tertarik dengan OSIM uJolly Back Massager.
 

Kabel Osim ini agak pendek, jadi sebetulnya agak ribet juga kalau posisi alat ini jauh dari tempat colokan listrik.

Cara menggunakan alat ini dengan menggunakan remote.
Ada 4 program dari alat ini:
-Untuk bahu dan kepala
-Untuk pinggang
-Untuk relax
-Untuk energize
Kita paling suka pakai program yang relax.

Cara penggunaanya gampang tinggal disenderin di kursi kemudian colokin aja ke listrik.
Duduk dan nikmatin deh. Untuk hasil maksimal, saat duduk usahakan pikiran tenang dan jangan mikirin hal-hal yang buat kamu capek, sehingga hasilnya maksimal. Dengerin musik yang nenangin juga ngebantu banget. Pokoknya usahakan relax dan manjain dirimu deh. Memang sih kalau nggak biasa duduk selama 30menit nggak ngapa-ngapain rasanya nggak betah, pengennya bentar-bentar cek HP/ gadget. LOL. Tapi kalau kamu mau bener-bener rasain hasilnya, hindari alat-alat gadget gitu saat pemakaian. Mungkin bisa sambil nonton acara santai juga boleh kalau kamu bosen.

Kekurangan:
• Harus menemukan tempat/ kursi yang pas baru duduknya enak, kalau kursinya nggak pas, posisi duduknya jadi malah bikin pegel. Kita coba cari di posisi ranjang, lantai, atau bangku lain susah banget cari kursi/ sofa yang pas. Tapi untungnya cocok sama sofa di ruang tengah kita dari Ikea type Muren.
• Kekuatannya tidak bisa dirubah-rubah, pengen gitu kalau boleh kekuatannya bisa lebih keras dibagian yang pegal. Karena kadang-kadang terasa di punggung pegal banget, tapi kekuatannya kurang kuat, sedangkan di pinggang terasa terlalu keras karena pinggang nggak pegal.
• Suaranya cukup berisik, jadi ketika bersender ke alat pijat akan terdengar suara yang cukup kencang, kalau kamu sensitif dengan suara-suara berisik mungkin akan sedikit terganggu.
• Harganya relatif mahal.
• Tidak bisa dicuci, kita sedikit berharap, untuk bagian leher/ kepala kain dari alat ini bisa dilepas-lepas untuk dicuci sehingga lebih higienis. Karena ketika dipakai, apalagi ketika dinyalakan 'warm air', tubuh bisa keluar keringat. Untuk kita sendiri, kita mengakali agar tidak cepat kotor, kita menggunakan handuk di atas kursi pijat ini.

Kelebihan:
• Sangat berguna kalau lagi pegal-pegal, pundak atau pinggang kaku nggak bisa gerak.
• Bisa digunakan kapan saja dan dimana saja karena bentuknya yang portable.
• Hanya 70 W
• Ada 4 pijatan otomatis sesuai kebutuhan pada kursi ini, sehingga bisa disetting sesuai kebutuhan pengguna.
• Apabila lagi sakit atau nggak enak badan, juga enak banget pakai alat ini. Kemarin sempet kurang tidur, bangun pagi badannya nggak enak gitu, setelah pakai alat ini sekitar 30-45 menit badan jadi lebih enak. 
• Pijatannya lumayan enak, dan ada pilihan pijatan sesuai kebutuhan.
• Ada tombol 'warm air', ketika tombol ini ditekan, akan ada efek hangat dari alat ini, sehingga nyaman banget apalagi kalau lagi masuk angin.

Efek setelah pemakaian:
Untuk pemakaian biasanya kita gunakan sekitar 30-45 menit. Setting pijatan dari alat ini adalah setiap 15 menit berhenti. Jadi kita pakai dua kali setting on baru terasa relaxnya.
Setelah pemakaian badan jadi relax dan bagian yang kaku/ pegal lebih ringan. Kalau kamu belum pernah dipijat, mungkin keesokan harinya badan bisa agak sakit karena efek pijatan (seperti misalnya kalau kamu jarang olah raga, sekali olah raga besoknya bisa pegel-pegel gitu), tapi kalau kamu udah terbiasa, nggak ada rasa sakit lagi.

Untuk harganya Rp 7.999.000. Apabila kamu punya kartu member, kamu bisa dapet diskon 10%. Cara buat membernya harus membayar Rp 200.000. Maka itu, buat dapetin diskon kita buat kartu membernya.
Jadi harganya  Rp 7.999.000 -10% = Rp 7.119.100.
Tambah kartu member Rp 200.000, jadi totalnya Rp 7.399.100
Dicicil 12 bulan =  Rp 616.592.

Sebulan bayar Rp 600.000 an buat cicilan masih okelah dibanding harus bayar kontan. Memang harganya diluar budget kita, tapi karena alat ini kepake banget akhirnya kita beli juga XD!

Note: kalau kamu cek di website Singapore harganya lebih murah, sekitar Rp 5.000.000 an

Apakah menyesal setelah beli alat ini?
Sama sekali nggak, karena kita pakai alat ini berempat, Papa, Mama, Eve, dan Ai Ni. Jadi kalau mau dihitung-hitung dengan cicilan Rp 616.592 per bulan sehari adalah Rp 20.000 dan bisa dinikmati sekeluarga. Setelah beli alat ini, kita hampir pakai alat ini setiap hari atau 2-3 hari sekali.
Sangat berguna banget! Kemarin ini Ai Ni badannya masuk angin, nggak enak badan pakai ini langsung enakan dan badan jadi ringan. Bisa juga dipakai juga kalau kamu kurang tidur, terus pagi-pagi badan pegel dan berat, coba deh pakai alat ini, badan jadi lebih segar. Atau nih kita pakai juga waktu malem-malem sampai rumah, habis meeting, sampai rumah jam 11-12 malam. Duh badan rasanya udah cape nggak karu-karuan, tinggal duduk 30 menit di alat ini, tidur jadi lebih enak LOL.

Kesimpulan:
Memang kita akui, pijatan alat itu nggak seenak pijatan manusia, tapi alat ini punya kelebihan bisa dipakai kapan saja dan dimana saja. Misalnya seperti malam-malam jam 10 sakit, mau cari tempat pijat dimana? Setelah hampir 3 minggu merasakan alat ini, alat ini sangat membantu banget. Kalau punggung mulai terasa berat juga, langsung kita gunakan alat ini dan punggung jadi relax. Misalnya nih dari tadi udah ngetik begini panjang di komputer, punggung mulai kaku, cepet-cepet habis ini pakai alat pijatnya hehe.

Jadi apakah alat ini menyembuhkan sakit kita berdua?
Buat kita sembuh sebenernya bukan karena harus mengandalkan alat 100%, tapi waktu merasa badan udah capek, kepala udah mulai berat, kita belajar stop dan nggak lanjutin kerja. Kemudian waktu pertama-tama badan lagi kaku banget, kita pakai alat ini tiap hari sampai badan relax dan tetep pergi ke tempat pijat langganan karena pijatan manusia dan alat beda, jadi kombinasi gitu. Tapi kalau kamu nggak ada sakit atau nyeri nggak perlu sampai seperti itu. Ini jadi seperti therapy aja.
Seberapa lama pakai alat ini?
Waktu sakit banget, kita pakai sehari 1-2 kali. Pagi dan malam, atau ketika lagi sakit/ pegel banget setiap hari. Menurut SA yang menjual ini, dia memberikan ilustrasi sebagai berikut, sama seperti olah raga, lebih baik setiap hari olah raga selama 30 menit daripada 1 bulan sekali, olah raga langsung 2 jam, lebih baik rutin tapi nggak usah lama-lama.

Apakah masih pijat di tempat pijat/ refleksi lagi?
Kita masih pergi ke tempat pijat, karena kita pengen kombinasiin pijatan. Namanya alat kan nggak bisa 100% diandalkan, lagipula biasanya tukang pijat itu lebih ahli dan bisa tahu kita ada masalah dimana. Mungkin banyak yang mikir, ah kalau beli back massager nggak perlu pergi ke tukang pijat. Buat kita sendiri, kita rekomendasiin untuk tetep kombinasi pergi ke tukang pijat.

Yang kita pelajari setelah kejadian ini:
Honestly kita akui, kita berdua terlalu workaholic sampai nggak sadar sama kesehatan diri sendiri (mohon jangan ditiru), setelah kejadian ini, kita coba ambil waktu lebih banyak santai. Setelah kejadian di atas, kita kurangin kerjaan kita tapi lebih banyak santai-santai, baca buku, jalan-jalan, shopping, atau spending time sama temen. Pokoknya kita usahain otak kita buat nggak mikirin kerjaan. 
Kita baca di Google, ketika otak terus menerus mikirin kerjaan/ masalah/ beban/ dll, tubuh akan mengeluarkan hormon stress sehingga bagian pundak/ punggung/ kepala bisa kaku dan tegang. Walaupun nih misalnya kamu belum tentu kerja di komputer, tapi kamu bisa aja sakit pundak/ punggung/ kepala. Karena hormon stress itu, tubuh jadi tegang. Saat tegang, kita nggak sadar, dan kita biarinin aja. Tegang sehari dua hari sih nggak masalah, tapi kalau tegangnya sampai berbulan-bulan, tubuh bisa jadi kaku dan mati rasa, seperti yang kita alami berdua. Jadi sakitnya tuh seperti nimbun, yang akhirnya 'meledak'.
Orang bilang, orang bisa sakit karena pikirian tuh bener banget (kita baru ngalamin sekarang, baru ngerti).
Awalnya sih nggak betah, merasa kok kalau santai-santai buang-buang waktu gitu, tapi karena udah ngalamin sakit, akhirnya belajar buat 'istirahat' dan 'santai'. Sebenernya kayak blog ini kita telantarin juga ada perasaan bersalah gitu, tapi kita pikir nggak kuat lagi kalau harus nulis blog padahal kerjaan udah banyak. Jadi buat untuk bisa 'belajar istirahat' itu juga musti harus dipelajari, karena kalau orang udah kencaduan sibuk, istirahat ini kata yang sangat tabu. Istirahat=Merasa bersalah. Padahal sebagai manusia Tuhan memang udah ciptain buat istirahat, tapi karena kita bandel aja jadi nggak dengerin LOL.
Area yang sakit di tubuh kita adalah area trapezius, kalau menurut kita, nama sakitnya Trapezius Myalgia, Chronic Neck & Shoulder Pain, kita nggak terlalu yakin sih karena nggak ke dokter, tapi kalau baca-baca di internet gejala dan penyebabnya mirip sama sakit kita. Jadi sakit di area Trapezius gitu. Waktu cari di Google juga, ada yang sakit sampai menahun, duh sakit 1 hari aja udah nggak kuat apalagi sampai menahun. 

Berikut gejala sakitnya yang kita lihat di Google:
Sakit kepala/ leher belakang/ punggung atas/ bahu
Leher yang kaku
Terasa panas/ nyeri di bahu dan pergelangan tangan atas
Kaku dan sakit di tubuh belakang terutama di area trapezius

Beberapa Penyebabnya:
Kecapean
Posisi tidur/ duduk yang salah
Melakukan kegiatan yang sama berulang-ulang
Kerja di depan komputer
Menyetir terus menerus
Bawa backpack dan tas berat
Stress dan tension yang terus menerus pada waktu yang lama
dll

Jadi yang sekarang kita lakukan untuk menghindari rasa sakitnya datang lagi:
• Hindari kerja/ pikiran/ masalah/ tekanan berlebihan, kalau tubuh udah kasih sinyal-sinyal, dengarkan jangan abaikan. Nggak gampang, tapi kita lagi berusaha untuk terus coba :)
• Lakukan exercise video dari Youtube untuk stretching/ relaksasi.
• Apabila punggung/ kepala sudah terasa kaku, cepat-cepat pakai OSIM uJolly Back Massager/ atau ke tempat pijat sebelum tubuh makin kaku.
• Hindari di depan komputer terlalu lama, karena kita berdua sama-sama punya masalah kaku kalau di depan komputer jadi kita harus bener-bener mengurangi hal ini. Dulu kita bisa dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam di depan komputer, isitrahat paling makan siang dan makan malam aja, tapi sekarang kita usahain sehari cuma pakai komputer 3-4 jam aja. Karena sekarang tubuh kita masih 'trauma', kalau dulu pakai komputer bisa sampai 10 jam nggak masalah, sekarang pakai sebentar aja kepala udah sakit. Jadi butuh waktu proses penyembuhan gitu, maka mengurangi waktu di depan komputer buat kita wajib banget. Kemudian di antara jam sibuk/ kerja, setidaknya kita berusaha buat santai, gerak-gerak, atau jalan-jalan ke toilet, biar tubuh ada gerak-geraknya juga.

Setiap orang sakitnya pasti berbeda-beda, mungkin aja bisa sakit, karena berdiri terlalu lama, duduk/ nyetir terlalu lama, atau misalnya juga sering bawa barang berat, faktor umur, kurang olah raga, posisi tidur/ jalan yang salah, stress, dll. Tiap orang sakitnya beda-beda. Maka itu Osim memang mengeluarkan alat ini khusus untuk orang yang punya masalah dengan tubuh yang kaku tersebut. :D

Akhir kata Kenapa kita review alat ini?
Uhmm, seperti yang kita bilang, kita duduk di depan komputer tuh udah suka nggak bisa lama, dan nulis blog artikel ini juga harus sampai 2 hari, dulu 1 hari selesai, sekarang kalau dipaksain, punggung bisa nyeri lagi. Tapi kita paksain nulis karena siapa tahu kamu juga punya masalah yang sama, dan siapa tau tulisan ini bisa membantu kamu. Atau lebih baik lagi biar tulisan ini bisa menghindari kamu dari sakit, biar sebelum sakit seperti kita, lebih baik hindari penyebabnya.

Note:
Setelah baca-baca artikel tentang masalah sakit ini, ternyata jaman sekarang sakit punggung yang kita alami sangat banyak dialami orang-orang di era super canggih dengan teknologi ini. Dulu anak remaja mungkin nggak ngalamin sakit punggung, tapi sekarang dari usia muda udah banyak yang sakit karena faktor kehidupan yang membuat orang lebih banyak melihat HP/ gadget/ komputer.

Jadi apakah kamu pernah mengalami sakit punggung atau bahu juga? Please share your story! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar